![]() |
| Giat Bekerja Keras Spirit |
Step by Step Cara Membangkitkan Semangat Kerja
Apakah Anda merasa memerlukan membangkitkan semangat kerja yang mulai
menurun? Banyak penyebab seseorang yang motivasi kerjanya mulai turun.
Mulai dari ketidak puasan terhadap perusahaan atau atasan, lingkungan
yang kurang menyenangkan, rekan kerja yang kurang kita sukai, termasuk
kondisi ekonomi yang tidak juga beranjak.
Pertanyaanya, saat semangat dalam bekerja menurun, apakah kita
mengikutinya? Kita biarkan semangat turun, akhirnya prestasi kita
jeblok. Apakah ini akan baik? Atau membuat segalanya makin buruk. Anda
bisa saja di PHK, bisa saja terjalin hubungan yang tidak baik, bahkan
bisa mengganggu kesehatan. Emosi yang terus negatif akan mengganggu
kesehatan.
Untuk itu, Anda harus segera membangkitkan semangat kerja Anda segera
mungkin. Berikut ada 7 langkah bagaimana membangkitkan semangat kerja.
Langkah #1 Cara Membangkitkan Semangat Kerja Ingat Niat Kerja
Apa niat Anda bekerja?
Saya kita sudah banyak yang faham. Kerja memang mengharapkan gaji
setiap bulan. Tapi untuk apa gaji itu? Untuk menafkahi keluarga. Dan ini
adalah kewajiban, ini adalah bagian dari ibadah. Jadi, niat bekerja itu
sesungguhnya adalah ibadah.
Jika niat ibadah, artinya kita bekerja bukan untuk atasan, bukan
untuk perusahaan, bukan untuk rekan kerja. Semua itu hanya wasilah. Tapi
sebenarnya kita bekerja untuk Allah. Ibadah itu untuk Allah, sehingga
rasanya tidak layak kita bekerja sekedarnya.
Yuk, kita luruskan kembali niat kita bekerja sebagai salah satu
ibadah. Untuk itu, maka tekadkan pada diri kita untuk bekerja lebih
semangat lagi.
Langkah #2 Ingat Tujuan, Cita-cita, dan Harapan
Selain bekerja itu sebagai ibadah, bekerja juga sebagai jalan kita
meraih tujuan, cita-cita, dan harapan kita. Apakah Anda memiliki
cita-cita untuk meraih jenjang karir yang lebih tinggi? Tunjukan dengan
semangat tinggi. Jika Anda ingin bekerja untuk mendapatkan gaji lebih
besar, tunjukan dengan semangat yang tinggi.
Bahkan, jika Anda akan pensiun dalam beberapa tahun lagi, tidak ada
salahnya bekerja dengan semangat tinggi sebagai contoh untuk generasi
muda dan meninggalkan kesan positif bagi perusahaan dan rekan kerja
Anda.
Mengingat tujuan, cita-cita, dan harapan Anda adalah salah satu cara membangkitkan semangat kerja.
Langkah #3 Untuk Siapa Saja Anda Bekerja
Cara selanjutnya membangkitkan motivasi kerja adalah dengan mengingat
untuk siapa kita bekerja? Untuk keluarga bukan? Untuk mereka yang Anda
sayangi dan menyayangi Anda.
Jangan kecewakan mereka dengan semangat kerja yang rendah. Justru
Anda harus menjadi contoh bahwa Anda begitu semangat dalam bekerja.
Sejauh mana semangat Anda, sadar tidak sadar, akan membekas di pikiran
bawah sadar keluarga Anda. Anak-anak akan meneladani Anda.
Bagi Anda yang belum berkeluarga, mungkin Anda ingin membahagiakan
orang tua Anda. Berbakti kepada orang tua adalah satu ibadah, bahkan
ibadah dengan pahala yang besar. Sebaliknya, durhaka adalah dosa yang
besar. Pantaskah kita bekerja dengan semangat yang lembek padahal untuk
berbakti kepada orang tua?
Langkah #4 Sadari Apa Yang Menjadi Perusak Semangat Anda
Anggaplah Anda sudah semangat kembali dengan 3 langkah diatas. Mungkin Anda akan mengatakan, tapi …
Ya, ada banyak hal yang bisa merusak semangat kerja Anda seperti disebutkan diatas. Silahkan Anda sadari, apa saja sich yang merusak semangat Anda.
Apakah gaji yang kecil, tidak puas dengan perusahaan, tidak puas
dengan atasan, kecewa dengan rekan kerja, bekerja tidak sesuai passion?
Apa lagi?
Langkah #5 Renungkan Mana Yang Lebih Penting
Sekarang renungkan. Mana yang lebih penting, apakah niat ibadah
ditambah cita-cita Anda ditambah orang-orang yang Anda sayangi atau
perusak semangat Anda?
Saya yakin, ibadah karena Allah jauh lebih penting dibandingkan
atasan yang cerewet. Saya yakin, cita-cita Anda untuk hidup lebih baik,
jauh lebih penting dibandingkan rekan kerja yang usil. Orang-orang yang
kita cintai pun, jauh lebih penting dari masalah apa pun yang ada.
Jangan sampai, hal-hal terpenting dalam hidup Anda dikalahkan oleh pengganggu-pengganggu itu.
Langkah #6 Yakinlah Bahwa Diri Anda Mampu
Yakinlah bahwa diri Anda mampu mengatasi, mampu bertahan, dan mampu
menghadapi semua perusak motivasi Anda. Anda mampu, sebab Allah tidak
akan membebani kita di luar kemampuan kita.
Pancangkan tekad dalam hati Anda, bahwa Anda TIDAK AKAN KALAH, demi
ibadah kepada Allah, demi cita-cita Anda, dan demi orang-orang yang Anda
sayangi.
Tekadkan dan yakinlah Anda mampu!
Langkah #7 Resapkan Ke Dalam Sanubari
Buatlah catatan renungan dari langkah 1 sampai langkah 6. Saya yakin,
jika Anda mengikutinya Anda sudah semangat lagi. Namun, agar semangat
itu lebih tahan lama, resapkan ke dalam sanubari Anda. Caranya adalah
dengan membuat catatan-catatan dari langkah 1 sampai 6 yang membuat Anda
semangat.
Dengan mencatat saja, itu akan lebih kuat tertanam dalam pikiran
Anda. Apalagi jika Anda baca kembali pada kesempatan-kesempatan tertentu
secara rutin.
Kesimpulan
Motivasi atau semangat jangan dianggap enteng. Saat motivasi Anda
turun, kerja Anda jelek, maka ini bisa merusak karir Anda, bahkan saat
Anda berniat akan pindah. Untuk itu harus segera dibangkitkan kembali,
jangan dibiarkan dengan ketujuh langkah cara membangkitkan semangat
kerja.

0 komentar:
Posting Komentar